Jangan Remehkan Gejala Virus Corona

Virus Corona atau juga sering disebut Covid-19, dengan sangat cepat menjelma sebagai momok menakutkan bagi penghuni bumi, Virus yang disinyalir berasal dari negeri Tirai Bambu tersebut, sukses membuat masyarakat dunia mengalami ketakutan dan bahkan kematian akibat ganas nya virus tersebut. Ketika seseorang terinfeksi Virus Corona ada tanda atau gejala yang ditimbulkan. Gejala Virus Corona sangat mirip dengan gejala flu atau batuk yang sering kita rasakan, untuk itu kita harus waspada dan dengan sigap langsung mengambil tindakan guna melakukan pencegahan akibat Covid-19.

Sepintas memang gejala virus corona ini mirip dengan gejala influenza pada umum nya akan tetapi, gejala dari covid-19 memilki ciri tersendiri jika dibandingkan dengan influenza, Dilansir dari alodokter, Baik flu biasa maupun COVID-19 sama-sama disebabkan oleh virus yang menyerang saluran pernapasan manusia. Namun, kedua virus ini berasal dari golongan yang berbeda dan memiliki karakteristik yang berbeda pula. Virus penyebab flu berasal dari golongan rhinovirus. Virus ini menyebar dari manusia ke manusia dan paling sering menyerang anak-anak atau remaja. Infeksi rhinovirus bisa terjadi sepanjang tahun, tapi paling sering di musim hujan. Sedangkan COVID-19 disebabkan oleh virus dari golongan corona virus.

Baca Juga : Menjaga Kabin Mobil Dari Virus, Kuman dan Bakteri

Karena memiliki ciri yang hampir sama jangan anggap remeh jika mengalami gejala- gejala sperti flu, Anda harus segera melakukan tindakan untuk melakukan pencegahan, berikut ciri dari gejala virus corona yang harus Anda wasapadai :

 

Demam

Kondisi ini merupakan gejala utama ketika seseorang terinfeksi covid-19. Dilansir dari kompas, Para ahli mengungkapkan, apabila seseorang memiliki suhu tubuh setidaknya 37,7 derajat celsius atau lebih yang dialami anak-anak atau orang dewasa itu baru disebut demam. “Ada banyak kesalahpahaman tentang demam. Suhu harian rata-rata adalah 37 derajat celsisus, tetapi kita semua mengalami naik-turun suhu pada siang hari,” ujar Kepala Divisi Penyakit Menular Anak di Rumah Sakit Anak Pittsburgh University Medical Center of Pittsburgh, dr. John Williams. Menurutnya, jika seseorang memiliki suhu badan 37,2 – 37,5 derajat celsius, maka itu bukan demam. Sementara itu, ketika Anda sedang mengukur suhu, sebaiknya jangan mengandalkan suhu yang diambil pada pagi hari. Alih-alih mengambil suhu Anda pada sore hari. Sebab, salah satu gejala demam yang umum yakni terjadi peningkatan suhu pada sore hari.

Batuk

Gejala selanjutnya ialah batuk, walaupun gejalanya ringan jangan sampai diabaikan. Menurut Profesor Kedokteran pencegahan dan penyakit menular di Vanderbilt University School of Medicine di Nashville, Tennessee, dr. William Schaffner mengatakan, batuk kering akibat terinfeksi virus corona terasa di dada. “Ini bukan rasa gatal di tenggorokanmu. Anda tidak hanya berdehem. Tidak hanya lelah. Anda tidak mengeluarkan apa-apa,” ujar Schaffner. Ia menjelaskan, batuknya penderita virus corona seperti menyusahkan, berada dari tulang dada atau strenum Anda. Selain itu, Anda juga dapat mengetahui bahwa saluran bronkial Anda meradang atau iritasi.

Pernafasan mengalami masalah

Mengalami masalah pada pernafasan atau sesak nafas menjadi gejala virus corona selanjutnya, gejala ini jangan dianggap remeh, Anda harus waspada jika mengalami ini. Karena sesak nafas bisa saja terjadi tanpa adanya batuk, Jika dada Anda menjadi ketat atau Anda merasa seolah-olah Anda tidak bisa bernapas cukup dalam untuk mendapatkan napas yang baik, itu pertanda Anda harus mendapatkan tindakan yang serius. “Jika ada sesak napas, segera hubungi penyedia layanan kesehatan Anda, perawatan darurat setempat atau departemen darurat,” ujar Presiden Asosiasi medis Amerika, dr. Patrice Harris.

Selain itu, WHO selaku lembaga kesehatan dunia menyampaikan virus corona covid-19 menular melalui tetesan air liur yang keluar dari hidung ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin. Oleh sebab itu, perlu untuk menjalankan etiket batuk dan bersin yang benar dengan batuk atau bersin pada siku yang tertekuk.

 

Berikut gejala-gejala terinfeksi virus corona:

  • demam
  • merasa kelelahan
  • batuk kering
  • sesak napas
  • sakit dan nyeri
  • sakit tenggorokan
  • dan sangat sedikit orang akan melaporkan diare, mual atau pilek.

Pasien dengan gejala ringan yang dinyatakan sehat harus mengisolasi diri dan menghubungi penyedia medis untuk mendapatkan nasihat kesehatan. Sementara mereka yang mengalami demam, batuk atau kesulitan bernapas harus menghubungi dokter dan mencari bantuan medis. Gejala virus corona harus segera ditanggapi sevara cepat dan sigak guna menjaga diri dari ganasnya virus tersebut

 

Sumber : Kompas, cnbc Indonesia