Selain Dapat Pahala, Puasa Juga Bisa Mencegah Virus Corona

Bulan Ramadhan merupakan bulan dimana umat Islam dilimpahkan pahala dan berkah. Secara bahasa puasa berarti menahan dari sesuatu, secara syar’i berarti menahan dari hal-hal yang membatalkan semenjak terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. Para sejarawan menyatakan bahwa kewajiban melaksanakan Ibadah di Bulan Ramadhan ini ditetapkan Allah SWT pada 10 Sya’ban tahun kedua Hijrah.

 

Perintah untuk melaksanakan puasa sendiri sudah tercantum dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 183 berikut ini:

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

 

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa.

 

Sejarah puasa Ramadhan sebenarnya sudah ada sejak jaman sebelum Nabi Muhammad SAW, tepatnya saat jaman jahiliah. Allah menyuruh kaum jahiliah untuk berpuasa di Bulan Ramadhan namun mereka menentangnya. Kemudian pada jaman Nabi Muhammad SAW puasa Ramadhan kembali di lakukan lagi atas perintah Allah SWT, melalui beberapa proses. Pada awalnya puasa Ramadhan mulai di syariatkan di tanggal 10 Sya’ban tahun kedua Hijriah atau setengah tahun setelah umat Islam berhijrah dari Mekah menuju Madinah.

 

Atau pada saat setelah umat Islam diperintahkan untuk memindahkan kiblat yang sebelumnya mengarah ke Masjid Al-Aqsa kemudian berubah mengarah ke Masjidil Haram. Kemudian menurut hadist yang diriwayatkan oleh Mu’adz bin Jabal, mengatakan bahwa sebelum Nabi mendapatkan perintah untuk puasa Ramadhan, Nabi Muhammad SAW telah melaksanakan puasa ‘Asyura dan puasa tiga hari setiap bulannya.

Kemudian puasa Ramadhan mulai diwajibkan pada tahun ke-2 Hijriah atau 624 Masehi. Hal ini juga bersamaan dengan disyariatkannya salat ied, zakat fitrah, dan kurban.

Baca Juga: Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Ibadah Puasa Di Tengah Wabah Corona

 

Syeikh Abdul Qadir al-Jailani dalam karyanya Sirr al-Asrar menyatakan bahwa bila seseorang berpuasa hendaknya mampu mengharmonikan kondisi lahir dan batinnya, seperti perutnya yang dikosongkan dari makan dan minum. Jadi harus ada keseimbangan antara puasa dari sisi syariat, dan puasa dari sisi rohani.

siapapun yang menjalaninya. Dan manfaat ini sangat berdapak positif bagi tubuh manusia. Menurut para ahli dibidang kesehatan puasa dapat menyembuhkan serta mampu meningkatkan daya tahan tubuh manusia.

 

Menurut Dr. Yuri Nikolayev Direktur bagian diet pada Rumah Sakit Jiwa Moskow menilai kemampuan untuk berpuasa yang mengakibatkan orang yang bersangkutan menjadi awet muda, sebagai suatu penemuan (ilmu) terbesar abad ini. Beliau mengatakan: what do you think is the most important discovery in our time? The radioactive watches? Exocet bombs? In my opinion the bigest discovery of our time is the ability to make onself younger phisically, mentally and spiritually through rational fasting. (Menurut pendapat Anda, apakah penemuan terpenting pada abad ini? Jam radioaktif? Bom exoset? Menurut pendapat saya, penemuan terbesar dalam abad ini ialah kemampuan seseorang membuat dirinya tetap awet muda secara fisik, mental, dan spiritual, melalui puasa yang rasional).

 

Untuk mengetahui lebih lanjut manfaat berpuasa bagi manusia, Dr Ahmad al-Qadhi dan Dr. Riyadh al-Bibabi bersama rekannya di Amerika, melakukan uji laboratorium terhadap sejumlah sukarelawan yang berpuasa selama bulan Ramadhan. Hasil penelitian ini menunjukan pengaruh positif puasa yang cukup signifikan terhadap sistem kekebalan tubuh. Indikator fungsional sel-sel getah (lymfocytes) membaik hingga sepuluh kali lipat, walaupun jumlah keseluruhan sel-sel getah bening tidak berubah, namun prosentase jenis getah bening yang bertanggung  jawab melindungi tubuh dan melawan berbagai penyakit yaitu sel T mengalami kenaikan yang pesat.

 

Jadi sangat baik kita berpuasa saat Pandemi Corona, karena sistem kekebalan tubuh pun meningkat seperti yang sudah dijelaskan di atas. Ini bisa menjadi pencegahan melawan Corona yang sedang mewabah diseluruh dunia.

 

Image By: Pixabay

Sumber: Berbagai Sumber