Safari Budaya Sunda Wiwitan di Kampung Adat Cireundeu Cimahi

You are currently viewing Safari Budaya Sunda Wiwitan di Kampung Adat Cireundeu Cimahi

Kampung Adat Cireundeu menawarkan perpaduan yang menakjubkan antara kekayaan budaya Sunda dengan sentuhan modernitas yang diselaraskan dengan apik. Berbeda dengan citra kampung adat yang sering kali terkesan kuno, Cireundeu menonjol dengan sikap terbuka penduduknya terhadap kemajuan zaman. Meskipun terdapat fasilitas modern seperti listrik dan rumah semi-modern, kampung ini berhasil mempertahankan esensi keaslian budaya dengan kuat.

Kehadiran kampung adat di Cimahi ini mencerminkan perwujudan dari kekuatan warisan budaya yang dijaga dengan sungguh-sungguh. Dengan nama yang diambil dari legenda Pohon Reundeu, kampung ini menghidupkan kembali nilai-nilai kepercayaan Sunda Wiwitan yang melekat dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kehidupan masyarakatnya, harmoni dengan alam dan spiritualitas menjadi pijakan yang tak ternilai harganya, menciptakan atmosfer yang sarat akan kedamaian dan keindahan alam.

Harga Tiket Masuk & Retribusi

Tiket & Retribusi

Motor

Mobi

Tiket Masuk

Rp. 5.000,-

Rp. 10.000,-

Jam Buka Wisata Kampung Cireundeu

Jam Buka
Setiap Hari24 Jam

Lokasi dan Rute Kampung Adat Cireundeu

Kampung Adat Cireundeu terletak di Leuwigajah, Cimahi Selatan, Bandung, Jawa Barat, menawarkan akses yang mudah dari Kota Bandung. Dengan rute melalui Jalan Tol Pasteur, perjalanan hanya membutuhkan waktu sekitar 32 menit saja. Akses yang mudah dan memadai memungkinkan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk mencapai destinasi ini dengan lancar, memudahkan para pengunjung dalam menikmati keindahan serta kekayaan budaya yang ditawarkan oleh Kampung Adat Cireundeu.

Meskipun demikian, pengunjung perlu memperhatikan bahwa saat ini lokasi ini belum terjangkau oleh angkutan umum. Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi atau layanan rental mobil Cimahi seperti yang ditawarkan oleh Naba Rent Car. Naba Rent Car menyediakan beragam pilihan paket sewa dengan berbagai tipe armada, mulai dari mobil keluarga hingga kendaraan berkapasitas besar. Bahkan, tersedia juga paket sewa mobil mewah seperti Alphard untuk acara-acara spesial, memastikan pengalaman perjalanan yang nyaman dan berkesan bagi para wisatawan.

Aktivitas & Spot Kampung Adat Cireundeu

Kampung adat ini merupakan destinasi yang menarik karena menyajikan beragam atraksi budaya seperti kesenian, sejarah, asal-usul, makanan khas, dan tradisi lokal. Keaslian serta keasrian kampung adat ini juga turut menjadi daya tariknya. Karena itu, banyak yang tertarik untuk mengunjungi kampung adat ini, karena di sini dapat dijumpai banyak hal menarik yang memperkaya pengalaman wisata.

1. Budaya Sunda yang Kental

Terdapat daya tarik unik yang menanti di kampung adat ini, yaitu keberadaan Budaya Sunda yang kental. Di sini, pengunjung dapat memperdalam pengetahuan mereka tentang berbagai tradisi seni, seperti seni musik Angklung, Gondang, dan Karinding. Tak hanya itu, kampung adat ini seringkali menjadi tempat pagelaran seni, khususnya pada peringatan 1 Syuro, dimana masyarakat setempat menggelar pertunjukan kesenian tradisional. Keanggunan Budaya Sunda juga tercermin dalam kehidupan sehari-hari masyarakatnya, yang menjunjung tinggi nilai-nilai adat seperti sopan santun, keharmonisan dengan alam, serta kelestarian tradisi leluhur.

2. Makanan Olahan Singkong

Keistimewaan kuliner di kampung ini adalah penggunaan singkong sebagai makanan pokoknya, tanpa adanya beras atau produk olahan beras lainnya. Kehadiran singkong ini menjadi ciri khas yang unik dari warga lokal di sini. Berbagai hidangan dari singkong dapat dengan mudah ditemui, baik dalam bentuk makanan pokok maupun jajanan tradisional. Bagi para wisatawan, kuliner ini juga bisa menjadi pilihan oleh-oleh yang menarik untuk dibawa pulang sebagai kenang-kenangan dari kunjungan mereka.

3. Mengenal Macam-Macam Hutan Adat

Leuweung Tutupan

Terletak di kawasan hutan lindung, kampung adat ini menawarkan keindahan alam yang terjaga dengan baik di sekitarnya. Salah satu kawasan terpenting di sini adalah Leuweung Tutupan, sebuah hutan reboisasi yang memberikan kayu untuk kebutuhan masyarakat setempat. Namun, sebagai upaya pelestarian, masyarakat wajib menanam pohon pengganti untuk menjaga kelestarian alamnya.

Leuweung Baladahan

Terdapat pula Leuweung Baladahan, yang berfungsi sebagai hutan pertanian bagi penduduk kampung adat ini. Di sini, mereka mengelola perkebunan dan hasil panennya menjadi persediaan makanan untuk jangka waktu yang panjang.

Leuweung Larangan

Dikenal juga sebagai Hutan Larangan, adalah kawasan lain yang terdapat di kampung adat ini. Nama tersebut mengisyaratkan bahwa akses masuk ke hutan ini tidak sembarangan, melainkan dibatasi. Hanya orang-orang tua atau sesepuh yang diperbolehkan memasuki kawasan ini, dan bahkan itu pun hanya untuk tujuan tertentu, seperti mengganti tanaman yang rusak setelah menjalani ritual puasa mutih. Hal ini menambahkan nuansa mistis dan kearifan lokal yang kental dalam budaya kampung adat ini.

4. Mata Air Keramat

Di samping menikmati keindahan alam yang mempesona, pengunjung di sini juga akan dihantarkan pada situs-situs sakral yang mirip dengan yang terdapat di Pegunungan Kendeng, Watu Payung. Dua mata air sakral menjadi daya tarik utama, yaitu Mata Air Caringin dan Mata Air Nyi Mas Ende. Penduduk kampung mengandalkan Mata Air Caringin sebagai sumber utama air, yang mengalir dari lereng Gunung Gajah Langu. Sementara itu, Mata Air Nyi Mas Ende terkenal karena kesuciannya yang khas, sehingga wanita yang sedang menstruasi dilarang mendekatinya karena alasan sakral.

Tips Buat Kamu Yang Mau Berkunjung ke Kampung Adat Cireundeu

Ketika berkunjung ke Kampung Adat Cireundeu, penting untuk mematuhi aturan yang berlaku di lingkungan tersebut. Ini termasuk menghormati tradisi dan adat istiadat yang dijunjung tinggi oleh penduduk setempat. Selain itu, menjaga kebersihan lingkungan adalah hal yang sangat penting. Selalu buang sampah pada tempatnya dan hindari merusak atau mencemarkan lingkungan sekitar. Sikap dan perilaku yang sopan juga sangat dihargai, baik kepada penduduk lokal maupun kepada sesama wisatawan.

Penting untuk selalu menghargai segala yang ada di Kampung Adat Cireundeu. Ini termasuk menghormati tempat-tempat sakral atau tradisional yang mungkin Anda kunjungi, seperti mata air suci atau bangunan bersejarah. Jangan lupa untuk meminta izin sebelum mengambil foto atau melakukan aktivitas lain yang mungkin dapat mengganggu kesakralan tempat tersebut. Menghargai budaya setempat juga berarti mematuhi petunjuk dan larangan yang diberikan oleh penduduk lokal. 

Berkunjung ke Kampung Adat Cireundeu dengan Sewa Mobil di Naba Rent Car

Untuk menjadikan perjalanan Anda ke Kampung Adat Cireundeu lebih nyaman dan praktis, Naba Rent Car menyediakan layanan sewa mobil harian yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Mulai dari mobil kota seperti Ayla untuk perjalanan solo atau bersama pasangan, hingga mobil keluarga seperti Ertiga atau Xenia yang cocok untuk perjalanan bersama keluarga.

Jika Anda merencanakan perjalanan bersama rombongan lebih besar, Anda dapat memilih mobil seperti Hiace atau Elf Jetbus yang dapat menampung lebih banyak penumpang. Tersedia juga layanan supir profesional yang siap mengantarkan Anda menuju destinasi dengan aman dan nyaman, sehingga Anda dapat menikmati liburan tanpa harus khawatir tentang perjalanan. Dengan Naba Rent Car, buatlah perjalanan Anda menuju Kampung Adat Cireundeu menjadi pengalaman yang menyenangkan dan tanpa repot. 

Call Us

WhatsApp / Call

Follow Us