Berkunjung ke Kota Pekanbaru rasanya tak lengkap bila belum mengunjungi salah satu permata sejarahnya, yaitu Rumah Singgah Tuan Kadi. Terletak di Jalan Perdagangan, Kelurahan Kampung Bandar, Senapelan, tempat ini bukan hanya sekadar penginapan, melainkan suatu penanda kepingan sejarah yang masih hidup. Bukan hanya menyuguhkan kenyamanan bagi para tamu yang menginap, tetapi juga menawarkan pengalaman menyeluruh dalam suasana yang sarat dengan warisan budaya Melayu.
Rumah Singgah Tuan Kadi memiliki nilai sejarah yang signifikan dan telah diakui oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya sebagai situs cagar budaya. Dengan desain arsitektur yang memukau dan perabotan yang kental dengan nuansa tradisional, tempat ini memberikan pengalaman unik untuk merasakan atmosfer masa lalu. Dalam kunjungan kesini, wisatawan dapat merenung sejenak tentang perjalanan sejarah Pekanbaru sambil menikmati kesejukan dan keindahan rumah yang telah menjadi saksi bisu berbagai peristiwa bersejarah di kota ini.
Harga Tiket Masuk & Retribusi
Harga Tiket Masuk & Retribusi | Gratis |
Biaya yang perlu dipersiapkan hanya untuk pemandu wisata yang dapat membantu pengunjung menjelajahi dan memahami sejarah yang tersembunyi di dalam bangunan tersebut.
Jam Buka Wisata Rumah Singgah Tuan Kadi
| Jam Buka | |
| Setiap Hari | 07.00 – 23.00 WIB |
Lokasi dan Rute Rumah Singgah Tuan Kadi
Lokasinya yang tak terlalu jauh dari Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, membuat perjalanan menuju Rumah Singgah Sultan Siak memerlukan waktu sekitar 1 hingga 2 jam menggunakan berbagai jenis kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Terletak di Jalan Perdagangan, Kota Pekanbaru, Rumah Singgah Sultan Siak dapat diakses setelah pengunjung tiba di Kota Pekanbaru. Bagi para pengunjung yang ingin mengunjungi Rumah Singgah Sultan Siak, langkah pertama adalah menuju Kota Pekanbaru menggunakan moda transportasi darat atau udara. Setelah sampai di Kota Pekanbaru, perjalanan bisa dilanjutkan menuju Kecamatan Senapelan atau mengikuti petunjuk jalan menuju Siak Sri Indrapura. Setelah mencapai Senapelan, perjalanan dapat diteruskan ke daerah Kampung Bandar.
Kampung Bandar memiliki landmark terkenal, yaitu jembatan Siak, yang dapat menjadi panduan bagi pengunjung untuk mencapai Rumah Singgah Sultan Siak. Dari Pekanbaru menuju jembatan Siak, pengunjung hanya perlu mengikuti jalan sepanjang jembatan, lalu belok ke kanan sekitar 100 meter dari jembatan untuk tiba di lokasi wisata ber sejarah ini. Jika Anda membutuhkan kendaraan untuk mencapai Rumah Singgah Sultan Siak, Pekanbaru, pilihan yang praktis adalah dengan menggunakan layanan rental mobil Pekanbaru. Dengan menyewa mobil, Anda dapat menikmati perjalanan yang lebih fleksibel dan nyaman untuk mengunjungi situs bersejarah ini. Pekanbaru menyediakan berbagai perusahaan rental mobil yang menawarkan armada kendaraan dengan berbagai pilihan, mulai dari mobil keluarga hingga kendaraan mewah. Dengan demikian, penggunaan layanan rental mobil tidak hanya memberikan kenyamanan dalam perjalanan, tetapi juga memberikan fleksibilitas untuk menjelajahi berbagai tempat menarik di sekitar Pekanbaru dengan lebih leluasa.
Hal Menarik dari Rumah Singgah Tuan Kadi
Aktivitas dan spot di Rumah Singgah Tuan Kadi menawarkan pengalaman yang kaya akan budaya dan sejarah. Pengunjung dapat menikmati keindahan arsitektur tradisional Melayu yang terjaga dengan baik, memberikan suasana yang khas dan autentik. Spot-spot menarik di sekitar rumah singgah ini mencakup ruang tamu yang lapang dan asri, tempat ideal untuk bersantai sambil menikmati tradisi Melayu. Dalam perjalanan menuju Rumah Singgah Tuan Kadi, pengunjung juga dapat menjelajahi kawasan sekitar, termasuk Kampung Bandar dengan jembatan Siak yang menjadi landmark terkenal. Aktivitasnya mencakup perjalanan melintasi lorong-lorong yang penuh sejarah, mendengarkan cerita-cerita menarik dari tuan rumah, dan merasakan kehangatan keramahan lokal. Semua ini menciptakan pengalaman tak terlupakan yang menghubungkan pengunjung dengan warisan budaya kaya di Pekanbaru.

Source by Indozone Travel


Source by X.com
Berada persis di pinggir sungai Siak
Terletak kurang lebih dua puluh meter di bawah Jembatan Siak III, bangunan ini menjulang di tepi sungai Siak. Dibangun dengan dominasi bahan kayu berwarna kuning, diselipi dengan sentuhan biru pada beberapa bagian tertentu. Merupakan contoh rumah adat tradisional Melayu yang masih tersisa, bangunan ini dikenal sebagai rumah panggung, yang ditopang oleh tiang-tiang dari bahan batu berspesi dan tidak langsung bersentuhan dengan tanah, sesuai dengan tradisi arsitektur Melayu.
Peninggalan kerajaan Siak
Menurut informasi yang diperoleh dari situs kebudayaan Kemendikbud, Rumah Tuan Kadi Kerajaan Siak H. Zakaria memiliki keterkaitan yang erat dengan sejarah panjang perkembangan Kerajaan Siak Sri Indrapura. Keberadaan rumah ini tidak dapat dipisahkan dari perjalanan sejarah wilayah Senapelan (Pekanbaru), yang pernah menjadi Ibukota Kerajaan Siak Sri Indrapura pada masa Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah, kira-kira tahun 1775.
Menapaki tangga
Ketika memasuki Rumah Singgah Tuan Kadi, pengunjung akan melewati tangga yang terletak di dekat pintu masuk utama. Tangga ini terbuat dari kombinasi batu dan semen dengan warna kuning dan biru yang menciptakan kesan artistik.
Tips Buat Kamu Yang Mau Berkunjung
Saat berkunjung ke Rumah Singgah Tuan Kadi, ada beberapa tips yang dapat memperkaya pengalaman wisata Anda. Pertama, sebaiknya siapkan waktu yang cukup untuk menikmati setiap sudut dan detil rumah adat Melayu ini. Dengan memberikan diri Anda waktu yang cukup, Anda dapat merasakan keindahan arsitektur tradisional, mendengarkan cerita sejarah, dan menjelajahi lingkungan sekitar dengan lebih santai. Kedua, jangan ragu untuk berinteraksi dengan tuan rumah atau pemandu wisata yang mungkin hadir di sana. Bertanya tentang cerita-cerita menarik, makna simbolik di dalam rumah, atau tradisi-tradisi yang masih dijaga dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang warisan budaya Melayu yang diwakili oleh Rumah Singgah Tuan Kadi.
Selain itu, pastikan untuk membawa kamera atau smartphone Anda. Disini menawarkan banyak spot foto yang menarik dan instagramable. Dengan mengabadikan momen di dalam dan sekitar rumah adat ini, Anda dapat membagikan pengalaman unik Anda dengan teman-teman atau keluarga. Ingatlah untuk menghormati aturan dan kebijakan yang berlaku di Rumah Singgah Tuan Kadi, seperti tidak merusak atau mengganggu barang-barang bersejarah yang dipajang di dalamnya. Dengan mengikuti tips-tips ini, kunjungan Anda di Pekanbaru akan menjadi pengalaman yang berkesan dan mendalam.
Berkunjung ke Rumah Singgah Tuan Kadi dengan Sewa Mobil di Naba Rent Car
Berkunjung ke Rumah Singgah Tuan Kadi dapat menjadi pengalaman wisata yang lebih praktis dan nyaman dengan menggunakan layanan sewa mobil dari Naba Rent Car. Memilih opsi sewa mobil memungkinkan Anda untuk menikmati fleksibilitas perjalanan, terutama dalam menjelajahi berbagai tempat menarik di sekitar Pekanbaru sebelum atau setelah mengunjungi. Dengan armada mobil yang terawat dan sopir yang berpengalaman dari Naba Rent Car, perjalanan Anda akan lebih efisien dan menyenangkan.
Naba Rent Car menawarkan berbagai pilihan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan perjalanan Anda. Mulai dari mobil keluarga hingga kendaraan mewah, Anda dapat memilih opsi yang paling sesuai dengan jumlah orang dan preferensi Anda. Dengan layanan profesional dan ramah, tim Naba Rent Car dapat membantu Anda merencanakan perjalanan yang optimal dan memberikan pengalaman berkendara yang aman dan menyenangkan. Dengan demikian, berkunjung ke Rumah Singgah Tuan Kadi dengan layanan sewa mobil Pekanbaru dari Naba Rent Car tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga membuat perjalanan Anda menjadi lebih lancar dan berkesan.