Rahasia Keraton Kacirebonan Warisan Kota Cirebon

You are currently viewing Rahasia Keraton Kacirebonan Warisan Kota Cirebon

Keraton Kacirebonan adalah sebuah kompleks bangunan yang merupakan kediaman resmi sultan Kacirebonan beserta keluarganya. Sebagai salah satu peninggalan sejarah, keraton ini memegang banyak artefak berharga seperti keris, wayang, perlengkapan perang, gamelan, dan banyak lagi. Kompleks Keraton ini terletak sekitar 1 kilometer ke arah barat daya dari Keraton Kasepuhan, dan sekitar 500 meter ke arah selatan dari Keraton Kanoman. Dengan luas tanah sekitar 46.500 meter persegi, keraton ini membentang dari utara ke selatan, mengikuti pola yang umumnya ditemui pada keraton-keraton lain di Cirebon.

Sejarah Keraton Kacirebonan

Keraton Kacirebonan salah satu dari tiga keraton yang berdiri megah di Cirebon, memegang gelar sebagai keraton termuda di antara ketiganya. Didirikan atas inisiatif Pangeran Muhamad Haerudhin, putra mahkota Sultan Kanoman ke-IV, keraton ini merupakan hasil dari perlawanan terhadap pemerintahan kolonial Belanda yang merajalela di wilayah Cirebon. Pangeran Haerudhin menentang kehadiran Belanda sejak tahun 1670, dan peperangan melawan kolonial Belanda berlangsung selama hampir lima tahun, sebelum akhirnya Pangeran Haerudhin dikalahkan pada tahun 1696 dan diasingkan ke Ambon, Maluku.

Pengasingan tersebut mengakibatkan Cirebon kehilangan penerus takhta, dimana Pangeran Haerudin yang telah uzur tidak memiliki putra mahkota untuk diangkat sebagai Sultan Kanoman. Belanda memanfaatkan situasi ini dengan mengangkat Pangeran Imamudin sebagai Sultan Kanoman yang pro kolonial, yang tidak disetujui oleh rakyat Cirebon. Dalam upaya untuk meredakan ketegangan, Pangeran Muhamad Haerudhin dipulangkan, dan pada tahun 1808, ia mendirikan Kesultanan Kacirebonan dengan gelar Sultan Carbon Amirul Mukminin sebagai alternatif terhadap pemerintahan yang dipilih oleh Belanda.

Harga Tiket Masuk & Retribusi

Tiket Masuk

Pelajar

Rp 10.000

Umum

Rp 15.000

Turis

Rp 20.000

 

 

Jam Buka Wisata Keraton Kacirebonan

Jam Buka
Setiap Hari08.00-17.00 WIB

Lokasi dan Rute

Keraton ini terletak dengan mudah dijangkau, berlokasi di Jalan Pulasaren, kecamatan Pekalipan, kota Cirebon. Bagi para pengunjung yang berasal dari Alun-alun Kejaksaan kota Cirebon, perjalanan dimulai dengan mengambil arah barat Jalan Kartini, lalu menuju Jalan Kabupaten dan belok kiri ke Jalan Tambun. Selanjutnya, ambil belok kiri ke Jalan Pekiringan, dan terakhir belok kiri lagi ke Jalan Pulasaren.  Kacirebonan terletak di samping jalan Pulasaren, tepat di depan area pertokoan, memudahkan akses bagi para pengunjung yang ingin menjelajahi keindahan dan sejarah yang tersimpan di dalamnya.

Keunikan dari Keraton Kacirebonan

Setiap tahun Kacirebonan menjadi tempat diadakannya berbagai acara adat yang menghormati tradisi dan warisan budaya. Acara-acara seperti 1 Sura, Maulidan, Panjang Jimat, Grebeg Syawal, dan Raya Agung diadakan secara rutin untuk memperingati peristiwa penting dan merayakan momen-momen sakral. Selain itu, pementasan wayang kulit, seni tari, serta pertunjukan musik tradisional seperti karawitan dan gamelan juga sering dilakukan di keraton ini, menambah kekayaan budaya dan seni yang dapat dinikmati oleh pengunjung setiap tahunnya.

Bagian arsitektur bangunan  Kacirebonan memperlihatkan karakteristik unik dalam gaya arsitekturnya yang mencerminkan percampuran antara elemen-elemen Cina, zaman kolonial Belanda, dan tradisional. Bangunan ini menggabungkan berbagai elemen seperti gaya pembesar pada zaman kolonial Belanda dengan pengaruh arsitektur Eropa yang kuat. Dengan bentuk bangunan yang megah dan detail-detail yang mencolok, Keraton ini menjadi contoh nyata dari harmonisasi antara gaya arsitektur yang berbeda-beda, menciptakan sebuah karya yang memukau serta unik dalam lanskap arsitektur Indonesia.

Bangunan Induk

Setelah wafatnya Sultan Kacirebonan I, Sultan Cerbon Amirul Mukminin pada tahun 1814, Ratu Raja Resminingpuri, permaisuri mendiang, tinggal di area Taman Sari Gua Sunyaragi. Namun, dengan memiliki anak yang masih kecil, Pangeran Raja Madenda Hidayat, yang kelak menjadi Sultan Kacirebonan II, dia memutuskan untuk membangun Keraton Kacirebonan di Pulosaren. Pembiayaan untuk proyek ini berasal dari uang pensiunan yang selama ini ditolaknya. Pada awal pembangunan, Ratu Raja Resminingpuri fokus membangun bangunan induk keraton, yaitu Paseban dan Tajug (mushola), sebagai landasan dari pembangunan keraton yang kemudian menjadi simbol kemegahan dan kebesaran dinasti Kacirebonan.

Gedong Ijo

Pada tahun 1875, Pangeran Raja Denda Wijaya, yang bergelar Raja Madenda, membangun Gedong Ijo di dalam kompleks Keraton ini. Gedong Ijo merupakan sebuah bangunan yang menghadap ke timur dan memiliki bentuk persegi panjang. Bangunan ini memiliki ruang dalam yang terbagi menjadi tiga bagian, dengan ruang utara dan ruang selatan yang digunakan oleh keluarga sultan, sementara ruang tengahnya dibiarkan kosong. Dengan ciri arsitektur yang khas dan detail yang terpelihara dengan baik, Gedong Ijo menjadi salah satu penanda penting dari sejarah dan keindahan Keraton Kacirebonan.

Pringgowati

Pada masa kepemimpinan Sultan Kacirebonan IV, Pangeran Madenda Partadiningrat, dilakukan pembangunan Pringgowati di Kacirebonan. Pringgowati merupakan ruang tengah yang menjadi tempat istirahat bagi sultan, di mana terdapat berbagai benda kebesaran keraton. Fungsinya tidak hanya sebagai tempat beristirahat, tetapi juga sebagai tempat penyimpanan artefak-artefak penting. Di sebelah Pringgowati, terdapat ruang Pinangeran yang juga memiliki peran penting dalam struktur dan fungsi keraton tersebut. Dengan pembangunan ruang-ruang ini, Kacirebonan semakin memperlihatkan keindahan dan kekayaan budaya yang dimilikinya pada masa Sultan Kacirebonan IV.

Pinangeran

Ruang Pinangeran merupakan ruangan yang terletak di samping Pringgowati dalam kompleks Keraton Kacirebonan. Fungsinya adalah sebagai tempat tinggal bagi kerabat sultan serta digunakan sebagai ruang penyimpanan alat-alat perayaan Muludan. Ruangan ini memegang peran penting dalam menjaga dan mempersiapkan perlengkapan yang diperlukan untuk merayakan Muludan, sebuah perayaan yang meriah dan penting dalam budaya Cirebon. Dengan fungsi ganda sebagai tempat tinggal dan penyimpanan, Ruang Pinangeran menjadi bagian integral dari kehidupan istana dan tradisi keraton yang kaya akan warisan budaya.

Kaputran dan Kaputren

Tempat peristirahatan bagi para putra dan putri di Keraton Kacirebonan.

Tips Buat Kamu Yang Mau Berkunjung

Bagi Anda yang berencana untuk berkunjung ke Keraton Kacirebonan, ada beberapa tips yang dapat membantu menjadikan pengalaman Anda lebih menyenangkan dan berkesan. Pertama, pastikan untuk melakukan riset sebelumnya tentang sejarah dan budaya keraton ini. Memahami latar belakang dan tradisi yang terkait dengan keraton akan membuat kunjungan Anda menjadi lebih bermakna. Kedua, pilihlah waktu kunjungan yang tepat, mengingat adanya acara adat atau pameran seni yang mungkin sedang berlangsung. Ini akan memberi Anda kesempatan untuk menyaksikan kegiatan-kegiatan kultural yang autentik dan memperkaya pengalaman wisata Anda. Selain itu, pastikan juga untuk mengenakan pakaian yang sopan dan sesuai dengan tradisi lokal saat mengunjungi keraton ini.

Selanjutnya, jangan ragu untuk bertanya kepada pemandu wisata atau petugas keraton mengenai cerita dan fakta menarik tentang setiap bangunan dan artefak yang Anda lihat. Mereka akan senang untuk berbagi pengetahuan dan cerita-cerita menarik tentang warisan budaya yang dimiliki oleh Kacirebonan. Terakhir, jangan lupa untuk menghormati aturan dan etika kunjungan di keraton ini, termasuk larangan untuk memotret atau menyentuh artefak yang berusia tua. Dengan mengikuti tips-tips ini, Anda akan dapat menghargai keindahan dan kekayaan budaya yang ditawarkan oleh Kacirebonan dengan lebih baik.

Berkunjung Ke Wisata Keraton dengan Naba Rent Car

Berkunjung ke Keraton Kacirebonan dengan layanan rental mobil dari Naba Rent Car adalah pilihan yang cerdas untuk menjadikan perjalanan Anda lebih nyaman dan lancar. Dengan layanan yang handal dan profesional, Naba Rent Car menawarkan berbagai pilihan armada mobil yang nyaman dan terawat dengan baik, sehingga Anda dapat menikmati perjalanan tanpa khawatir tentang transportasi. Jika Anda ingin menikmati seluruh destinasi wisata dan kuliner di Cirebon dengan lebih efisien, Anda dapat memilih paket city tour Cirebon yang ditawarkan oleh Naba Rent Car. Dengan sopir yang berpengalaman dan familiar dengan rute-rute di Cirebon, Anda dapat mencapai tujuan Anda dengan tepat waktu dan dengan keselamatan yang terjamin. Selain itu, dengan menggunakan layanan rental mobil Cirebon, Anda dapat lebih leluasa menentukan jadwal perjalanan Anda sendiri, sehingga dapat memaksimalkan pengalaman wisata Anda di Keraton Kacirebonan tanpa harus khawatir tentang transportasi kembali ke tempat penginapan Anda.

Call Us

WhatsApp / Call

Follow Us