Bandara Soekarno Hatta, sering disingkat Bandara Soetta, adalah bandara internasional terbesar di Indonesia. Terletak di Kota Tangerang, Banten, sekitar 20km sebelah barat Jakarta. Bandara ini berfungsi sebagai pintu gerbang utama untuk perjalanan udara domestik dan internasional. Nama bandara ini diambil dari dua tokoh pendiri bangsa, yaitu Soekarno (Presiden pertama RI) dan Mohammad Hatta (Wakil Presiden).
Diresmikan pada 1 Mei 1985, Bandara Soekarno Hatta menggantikan Bandara Kemayoran yang sebelumnya menjadi bandara utama di Jakarta. Bandara ini dirancang untuk mengakomodasi lalu lintas udara yang terus berkembang.
Sebagai gerbang utama, Bandara ini memegang peranan strategis dalam mobilitas nasional dan internasional. Memiliki kapasitas yang terus berkembang dan fasilitas modern, Bandara Soetta ini melayani jutaan penumpang setiap tahunnya. Hal ini menjadikannya salah satu bandara tersibuk di Indonesia bahkan di Asia Tenggara.
Sebagai cerminan kemajuan infrastruktur Indonesia, bandara ini juga mendukung berbagai sektor. Diantaranya Sektor pariwisata, perdagangan, dan hubungan diplomatik, menjadikannya elemen vital dalam perekonomian dan citra Indonesia di kancah global.
Lokasi Bandara Soekarno Hatta
Lokasi Terminal di Bandara Soekarno Hatta sangat berdekatan dengan 1 alamat yang sama yaitu RT.001/RW.010, Pajang, Kec. Benda, Kota Tangerang, Banten 15126. Berikut Rute Maps untuk mengunjungi Terminal di Bandara Soetta : Terminal 1, Terminal 2,, dan Terminal 3
Sejarah Bandara Soekarno Hatta
Latar Belakang dan Awal Pembangunan
Pada 1928–1974, Bandara Kemayoran tidak lagi memadai karena lokasinya yang terlalu dekat dengan Bandara Halim Perdanakusuma, sebuah pangkalan militer. Peningkatan lalu lintas udara yang pesat mengancam efisiensi dan keamanan penerbangan internasional.
Untuk mengatasi masalah ini, pada awal 1970-an, pemerintah Indonesia dengan bantuan USAID menganalisis delapan lokasi potensial untuk membangun bandara baru. Wilayah ini termasuk Jonggol, Tangerang Utara, dan Tangerang Selatan. Meskipun Jonggol awalnya dianggap strategis, lokasi ini akhirnya ditolak karena biaya pengembangan jaringan transportasi yang terlalu tinggi. Pilihan jatuh pada wilayah Muara Kali Dadap, Cengkareng, yang saat itu sebagian wilayah DKI Jakarta dan sebagian Kabupaten Tangerang.
Pembangunan dan Tahap Awal Operasi
Pembangunan Bandara Internasional Soekarno Hatta dimulai pada 20 Mei 1980. Dengan melibatkan perusahaan konstruksi lokal dan konsultan internasional, termasuk Aeroports de Paris. Bandara ini dirancang dengan sistem desentralisasi, terinspirasi dari desain Bandara Orly West di Paris dan Kansas City di AS. Terminal domestik pertama selesai pada 1 Desember 1984, dan bandara resmi dibuka pada 1 Mei 1985 oleh Presiden Soeharto.
Tahap awal pembangunan meliputi:
- Dua landasan pacu (runway) dengan taxiway.
- Tiga terminal yang dirancang untuk menangani 3 juta penumpang per tahun.
- Satu terminal untuk penerbangan internasional dan dua terminal untuk domestik.
- Kebun di dalam bandara sebagai ciri khas arsitektur.
Tahapan Pengembangan
Seiring waktu, Bandara Soekarno-Hatta mengalami pengembangan besar-besaran:
- Tahap I (1985): Pembangunan Terminal 1 dengan kapasitas 9 juta penumpang per tahun.
- Tahap II (1992): Pembangunan Terminal 2 dengan kapasitas 18 juta penumpang per tahun.
- Tahap III (2008): Pembangunan tahap awal Terminal 3, dengan kapasitas 22 juta penumpang per tahun.
- Tahap IV (2012–2013): Revitalisasi Terminal 1 dan 2 serta penyelesaian Terminal 3 sepenuhnya, sehingga total kapasitas mencapai 62 juta penumpang per tahun.
- Tahap V (2020–sekarang): Revitalisasi Terminal 2F dan Terminal 1C, pembangunan landasan pacu ketiga, dan rencana Terminal 4 yang akan menambah kapasitas hingga 87 juta penumpang per tahun.



Layanan Operasional dan Fasilitas Bandara Soetta
Bandara Soekarno Hatta memiliki tiga terminal utama yang dirancang untuk melayani berbagai kebutuhan penerbangan, baik domestik maupun internasional:
Terminal 1
Terminal ini melayani penerbangan domestik dari berbagai maskapai. Terdiri dari tiga sub-terminal (1A, 1B, dan 1C).
- Tahun Dibangun: 1985
- Lokasi: Sisi selatan bandara, berseberangan dengan Terminal 2
- Sub-terminal: 1A, 1B, 1C
- Kapasitas Awal: 9 juta penumpang per tahun
- Rencana Kapasitas Setelah Revitalisasi: 18 juta penumpang per tahun
Fasilitas Utama
- Gerbang dan Garbarata:
- 7 gerbang per sub-terminal (A1–A7, B1–B7, C1–C7).
- Total 23 garbarata.
- Loket Check-in: 25 loket per sub-terminal.
- Bagasi Komidi Putar: 5 unit.
- Parkir: Area parkir untuk penumpang dan pengunjung.
- Wi-Fi Gratis: Tersedia di seluruh terminal.
- Lounge: Fasilitas lounge untuk kenyamanan penumpang.
- Maskapai Domestik:
- Terminal 1A: Airfast Indonesia, Indonesia AirAsia, NAM Air, Sriwijaya Air, Lion Air.
- Terminal 1B & 1C: Saat ini dalam tahap renovasi (target selesai 2021).
Terminal 2
Awalnya difokuskan untuk penerbangan internasional, Terminal 2 kini melayani penerbangan domestik dan internasional dari berbagai maskapai. Terminal ini memiliki sub-terminal 2D, 2E, dan 2F,
- Tahun Dibangun: Selesai pada 1991, diresmikan pada 11 Mei 1992.
- Lokasi: Sisi utara bandara, berseberangan dengan Terminal 1.
- Sub-terminal: 2D, 2E, 2F.
- Kapasitas Awal: 18 juta penumpang per tahun.
Fasilitas Utama
- Gerbang dan Garbarata:
- 7 gerbang per sub-terminal.
- Total 40 garbarata.
- Loket Check-in: 25 loket per sub-terminal.
- Parkir: Area parkir luas.
- Wi-Fi Gratis: Tersedia.
- Lounge: Lounge premium untuk penumpang kelas bisnis.
- Maskapai Domestik (2D & 2E):
- Batik Air, BBN Airlines, Super Air Jet.
- Maskapai Internasional (2F):
- AirAsia, Batik Air Malaysia, Cebu Pacific, IndiGo, Jetstar Asia, Scoot, Sriwijaya Air, Thai AirAsia, Thai Lion Air.
Terminal 3
Dirancang dengan konsep ramah lingkungan dan teknologi pintar, Terminal 3 melayani sebagian besar penerbangan internasional, termasuk maskapai berbintang. Dengan kapasitas hingga 25 juta penumpang per tahun. Terminal 3 memiliki fasilitas canggih seperti sistem bagasi otomatis dan area belanja premium.
- Tahun Dibangun:
- Terminal 3 asli dibuka pada 2011.
- Terminal 3 Ultimate diresmikan pada 9 Agustus 2016.
- Lokasi: Sisi timur laut bandara.
- Kapasitas: Dibangun untuk menangani 25 juta penumpang per tahun.
- Desain: Modern kontemporer, ramah lingkungan, dengan teknologi terbaru.
Fasilitas Utama
- Gerbang dan Garbarata:
- 10 gerbang internasional.
- 18 gerbang domestik.
- Total 59 garbarata.
- Loket Check-in: 112 konter check-in.
- Teknologi Canggih:
- Sistem BHS Level 5 untuk deteksi bom.
- Airport Security System (ASS) dengan 600 CCTV untuk deteksi wajah.
- IBMS (Intelligent Building Management System) untuk kontrol eco-green.
- Sistem air hujan dan daur ulang untuk kebutuhan air.
- Teknologi kontrol iluminasi sesuai kondisi cuaca.
- Parkir & Transportasi: Parkir luas dan akses transportasi lengkap.
Maskapai yang Beroperasi
- Domestik: Citilink, Garuda Indonesia, Pelita Air Service, TransNusa.
- Internasional:
- Garuda Indonesia, Emirates, Qatar Airways, Singapore Airlines, Cathay Pacific, Korean Air, Etihad Airways, dan banyak lagi.
Fasilitas Penunjang
Tempat ini menyediakan berbagai fasilitas penunjang untuk memastikan kenyamanan dan kemudahan penumpang. Hal ini termasuk transportasi, layanan kargo, serta imigrasi dan keamanan.
Transportasi
Bandara ini menawarkan berbagai pilihan moda transportasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan:
Kereta Bandara
Kereta Bandara Soetta menghubungkan bandara dengan pusat kota Jakarta dan stasiun-stasiun utama seperti Stasiun BNI City, Duri, dan Manggarai. Dengan jadwal yang teratur, moda transportasi ini memberikan kenyamanan, efisiensi waktu, dan kemudahan bagi penumpang yang ingin menghindari kemacetan.Bus DAMRI
Layanan bus DAMRI melayani rute ke berbagai tujuan di Jabodetabek dan kota-kota terdekat seperti Bandung, Cirebon, dan Serang. Bus ini menjadi pilihan ekonomis bagi penumpang yang ingin menjangkau berbagai wilayah dengan mudah.Taksi dan Ride-Hailing
Beragam pilihan taksi tersedia, mulai dari taksi reguler hingga layanan premium. Selain itu, layanan ride-hailing seperti Grab dan Gojek juga dapat diakses dengan mudah dari setiap terminal, menawarkan fleksibilitas bagi penumpang.Sewa Mobil Antar Jemput Bandara
Untuk kenyamanan lebih, tersedia layanan Antar Jemput Bandara pribadi seperti Naba Rent Car. Layanan ini menawarkan fleksibilitas untuk penjemputan atau pengantaran dengan tepat waktu, baik untuk perjalanan dalam kota maupun ke luar kota. Penumpang dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan bebas dari kerepotan.
Layanan Kargo
Bandara Soekarno-Hatta memiliki terminal kargo khusus yang dirancang untuk menangani hingga 1,5 juta ton barang per tahun. Terminal ini melayani pengiriman domestik dan internasional dengan sistem logistik modern yang mendukung proses pengelolaan barang secara efisien. Dengan kapasitas besar dan teknologi canggih, layanan kargo di bandara ini menjadi bagian penting dalam mendukung kebutuhan logistik Indonesia dan internasional.
Imigrasi dan Keamanan
Bandara ini dilengkapi dengan layanan imigrasi yang cepat dan efisien untuk memfasilitasi penumpang internasional. Tersedia jalur khusus bagi pemegang e-passport, serta layanan visa on arrival yang mempermudah wisatawan mancanegara.
Sistem keamanan bandara menggunakan teknologi canggih, termasuk pemindaian biometrik untuk verifikasi identitas dan sistem pemeriksaan bagasi otomatis. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan keselamatan penumpang dan memastikan kelancaran proses perjalanan. Selain itu, pemantauan melalui ratusan kamera CCTV modern membantu memastikan keamanan di seluruh area bandara.
Dengan fasilitas-fasilitas penunjang yang lengkap dan modern, Bandara Soekarno-Hatta tidak hanya menjadi pintu gerbang transportasi udara, tetapi juga pusat layanan yang memprioritaskan kenyamanan dan keamanan penumpang serta efisiensi logistik.
Pencapaian dan Pengakuan
Bandara Soekarno Hatta telah meraih berbagai penghargaan dan pengakuan yang mencerminkan kualitas pelayanan dan infrastrukturnya. Bandara ini menerima penghargaan dari Skytrax sebagai salah satu bandara dengan peningkatan layanan terbaik di dunia. Selain itu, Soekarno Hatta juga diakui oleh Airports Council International (ACI) sebagai salah satu bandara tersibuk di dunia berdasarkan jumlah penumpang internasional dan domestik. Bandara ini juga telah mendapatkan sertifikasi ISO di bidang manajemen keselamatan dan kualitas layanan. Hal ini membuktikan komitmen terhadap standar operasional yang tinggi.
Tantangan dan Isu
Seiring dengan pertumbuhan jumlah penumpang, Bandara Soekarno Hatta menghadapi tantangan yang cukup signifikan. Beberapa masalah utama adalah:
- Kemacetan: Lalu lintas di sekitar bandara, terutama pada jam-jam sibuk, sering menjadi keluhan penumpang.
- Pengelolaan Bagasi: Penumpukan bagasi terkadang menyebabkan keterlambatan dalam pengiriman bagasi ke penumpang.
- Penundaan Penerbangan: Masalah kapasitas landasan pacu dan jadwal penerbangan yang padat sering kali memengaruhi ketepatan waktu penerbangan.
Untuk mengatasi tantangan ini, pihak pengelola bandara telah merancang rencana strategis, termasuk pembangunan landasan pacu ketiga untuk meningkatkan kapasitas penerbangan, modernisasi sistem pengelolaan bagasi, dan integrasi transportasi untuk mengurangi kemacetan.
Rencana Pengembangan Masa Depan
Dalam menghadapi pertumbuhan kebutuhan transportasi udara, Bandara Soetta memiliki sejumlah proyek pengembangan:
- Terminal 4: Terminal baru yang direncanakan akan meningkatkan kapasitas bandara untuk menangani hingga 100 juta penumpang per tahun.
- Runway Tambahan: Landasan pacu ketiga yang telah selesai dibangun akan dioptimalkan, dan pengembangan landasan pacu keempat juga menjadi bagian dari rencana masa depan.
- Inisiatif Ramah Lingkungan: Bandara ini menerapkan teknologi hemat energi, seperti sistem pencahayaan dan pendinginan ramah lingkungan, serta daur ulang air hujan untuk keperluan non-potable.
- Inovasi Teknologi: Penerapan teknologi seperti sistem check-in mandiri, pengenalan wajah untuk keamanan, dan layanan digitalisasi bandara diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kenyamanan penumpang.
Fakta Menarik dan Trivia
- Arsitektur Khas: Bandara Soekarno-Hatta memiliki arsitektur unik yang terinspirasi dari rumah adat Jawa dan budaya Indonesia. Taman-taman tropis yang menghiasi terminal memberikan suasana alami yang menenangkan bagi penumpang.
- Luas Bandara: Dengan luas lebih dari 18 kilometer persegi, bandara ini termasuk salah satu bandara terbesar di Asia Tenggara.
- Jumlah Penumpang Harian: Bandara ini melayani lebih dari 200.000 penumpang setiap harinya, menjadikannya sebagai salah satu pusat transportasi tersibuk di dunia.
- Catatan Sejarah: Pada tahun 1985, Bandara Soekarno-Hatta memulai operasinya dengan kapasitas awal hanya 9 juta penumpang per tahun. Kini, kapasitasnya telah berkembang pesat, mencapai puluhan juta penumpang.
Dengan berbagai pencapaian, tantangan, dan rencana pengembangan yang ambisius, Bandara Soekarno-Hatta terus berupaya menjadi bandara kelas dunia yang dapat diandalkan oleh penumpang domestik maupun internasional.
Sebagai salah satu bandara tersibuk di dunia, Bandara Soekarno Hatta menawarkan berbagai kemudahan dan fasilitas untuk memenuhi kebutuhan perjalanan Anda. Untuk melengkapi kenyamanan perjalanan Anda ke atau dari bandara, Naba Rent Car hadir dengan layanan sewa mobil Hiace yang ideal untuk rombongan. Dengan kapasitas besar, kenyamanan premium, dan pengemudi profesional, layanan ini adalah solusi sempurna untuk perjalanan bersama keluarga besar atau grup teman.
Selain itu, layanan antar jemput bandara Naba Rent Car memastikan Anda tiba tepat waktu tanpa repot, baik untuk perjalanan dalam kota maupun luar kota. Dengan Naba Rent Car, perjalanan ke Bandara Soekarno Hatta menjadi lebih nyaman, aman, dan bebas stres. Pesan layanan Sewa Mobil Bandara sekarang.
Call Us
Follow Us
- Instagram : naba.transport
- Facebook : Naba Rent Car
- Twitter : @nabatransport