Festival Ciremai adalah sebuah ajang tahunan yang diinisiasi oleh pemerintah Kabupaten Kuningan untuk mengajak masyarakat dalam menjaga dan melestarikan alam di sekitar Gunung Ciremai. Tahun ini, penyelenggaraan festival dilakukan sekaligus untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup yang jatuh pada bulan Juni.
Ada berbagai acara seru yang akan turut memeriahkan festival ini, mulai dari aktivitas yang berkaitan dengan alam, hingga kegiatan seru seperti konser musik. Pastinya, keberadaan festival Ciremai ini begitu seru dan menarik perhatian sehingga mengundang Anda semua untuk datang ke Kuningan.
Dalam rangkaiannya, festival ini akan melibatkan berbagai stakeholders seperti komunitas lokal, organisasi AKAR (Aktivitas Anak Rimba), dan pihak Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC). Selain itu, ada upaya untuk menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah di sekitar Gunung Ciremai, seperti Kabupaten Majalengka dan Cirebon, untuk memperkuat kolaborasi dalam pelestarian lingkungan.
Harga Tiket Masuk / Biaya Registrasi
Bagi yang berminat untuk turut memeriahkan Festival Ciremai, Anda perlu memerhatikan informasi terkait biaya registrasi di setiap kegiatan. Hal ini dikarenakan ada beberapa aktivitas yang dikenai biaya registrasi, berikut beberapa rinciannya.
Jenis Kegiatan | Biaya Registrasi | Lokasi |
Kompetisi Fotografi, Video Drone, & Instalasi Seni | – | – |
Kemah Konservasi | Umum: Rp 125.000,- / Orang Pelajar/Mahasiswa: Rp 45.000,- | Lempong Balong Palutungan |
Gerakan Sapu Gunung | Rp 100.000,- | Jalur Pendakian Palutungan |
Fun Hiking | Rp 50.000,- | Open Space Galeri Linggarjati |
Note: Pendaftaran dilakukan paling lambat 30 Mei 2024
Jadwal Pelaksanaan Festival Ciremai
Kegiatan | Pelaksanaan |
Gerakan Sapu Gunung | 7, 8, dan 9 Juni 2024 |
Kemah Konservasi, Festival UMKM, Burjo, Mie & Musik Fest | 8 dan 9 Juni 2024 |
Fun Hiking, | 9 Juni 2024 |
Lokasi Festival Ciremai
Festival Ciremai akan dilaksanakan di berbagai lokasi yang berpusat di sekitar Gunung Ciremai. Gerakan Sapu Gunung (GSG) akan berlangsung di Jalur Pendakian Palutungan, fokus pada membersihkan dan menjaga kebersihan jalur pendakian. Kemah Konservasi akan diadakan di Bumi Perkemahan (Buper) Palutungan, tempat ideal untuk kegiatan berkemah dan edukasi konservasi alam. Sementara itu, Festival UMKM, Burjo, Mie & Musik Fest (DCDC), serta Fun Hiking akan dilaksanakan di Open Space Gallery (OSG) Linggarjati, sebuah ruang terbuka yang sempurna untuk festival, pameran produk UMKM, kuliner, dan kegiatan hiking yang menyenangkan.
Festival ini dirancang untuk memanfaatkan keindahan dan keanekaragaman lingkungan Gunung Ciremai, sambil mengajak peserta berkontribusi dalam pelestarian alam dan budaya lokal. Untuk memudahkan perjalanan ke arah Gunung Ciremai, Naba Rent Car menyediakan layanan sewa mobil Kuningan dengan driver yang hafal jalan dan ahli melalui rute pegunungan, memastikan perjalanan Anda nyaman dan aman.
Aktivitas & Spot Festival Ciremai
Berbagai aktivitas dan kegiatan seru telah siap dihadirkan untuk memeriahkan Festival Ciremai. Serangkaian kegiatan ini ditujukan untuk menanamkan kesadaran akan kelestarian lingkungan bagi masyarakat sekitar.




1. Kompetisi Fotografi, Video Drone, & Instalasi Seni
Sebuah ajang perlombaan yang menantang peserta untuk menciptakan karya seni yang menggambarkan keindahan alam, kehidupan liar, dan budaya lokal di sekitar Gunung Ciremai. Para fotografer dan videografer diundang untuk menangkap momen-momen menakjubkan dari panorama pegunungan, flora dan fauna yang khas, serta aktivitas dan tradisi masyarakat setempat. Sementara itu, seniman instalasi ditantang untuk menghadirkan karya-karya yang memadukan elemen alam dan budaya, menciptakan representasi visual yang memukau dan mendalam. Kompetisi ini tidak hanya berfungsi sebagai platform ekspresi kreatif, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan apresiasi terhadap keindahan dan kekayaan lingkungan serta budaya di wilayah Gunung Ciremai.
2. Gerakan Sapu Gunung
Dari namanya, mungkin Anda sudah dapat langsung menebak kegiatan macam apa ini? Ya, ini merupakan kegiatan membersihkan dan melestarikan lingkungan di sekitar Gunung Ciremai, yang bertujuan menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga alam dan ekosistem pegunungan. Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk aktif dalam mendukung konservasi alam dan ekowisata, dengan membersihkan jalur pendakian serta area sekitarnya dari sampah dan polusi. Sapu Gunung tidak hanya berfokus pada aksi fisik membersihkan lingkungan, tetapi juga pada edukasi tentang keberlanjutan, sehingga setiap individu dapat berkontribusi dalam menjaga keindahan dan kesehatan ekosistem pegunungan, menjadikannya tempat yang lestari dan bermanfaat bagi generasi mendatang.
3. Kemah Konservasi
Kegiatan berkemah yang sekaligus melakukan berbagai aktivitas konservasi seperti menanam pohom. Kemah Konservasi ini merupakan sebuah aksi nyata dalam menjaga kelestarian alam dengan merangsang kreativitas dalam pendekatannya. Melalui kegiatan edukatif dan rekreatif yang diadakan di Bumi Perkemahan Palutungan, peserta diajak untuk terlibat langsung dalam upaya pelestarian, seperti penanaman pohon, pembersihan area, dan diskusi tentang metode konservasi inovatif. Kemah ini tidak hanya mengedukasi, tetapi juga mendorong partisipasi aktif dan kerjasama, sehingga setiap individu dapat berkontribusi secara signifikan dalam menciptakan perubahan positif bagi lingkungan. Selain aktivitas yang berkaitan dengan lingkungan, ada juga festival Hammock yang tak kalah seru.
4. Fun Hiking : Goes to Ciremai
Menawarkan pengalaman pendakian yang menyenangkan dan menghibur di Gunung Ciremai, mengajak peserta untuk menjelajahi keindahan alam sambil menikmati rute hiking yang dirancang khusus untuk semua tingkat kemampuan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan kesempatan untuk menikmati pemandangan spektakuler dan udara segar pegunungan, tetapi juga menyertakan elemen rekreatif dan edukatif yang memperkaya pengalaman para peserta. Dengan panduan profesional dan rute yang aman, Fun Hiking Goes to Ciremai adalah pilihan ideal bagi pecinta alam dan petualang yang ingin merasakan keajaiban Gunung Ciremai dalam suasana yang ramah dan penuh kegembiraan.
5. Pasar Sisi Leuweung
Pasar Sisi Leuweung adalah sebuah pasar rakyat yang bertujuan mempromosikan produk lokal, budaya, dan seni kerajinan dari masyarakat sekitar Gunung Ciremai. Keberadaan pasar ini menjadi ajang untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal serta mendukung perekonomian masyarakat melalui perdagangan yang berkelanjutan. Pengunjung dapat menemukan berbagai produk unik dan otentik, mulai dari kerajinan tangan, kuliner tradisional, hingga hasil pertanian organik. Pasar Sisi Leuweung tidak hanya menjadi tempat berbelanja, tetapi juga wadah bagi komunitas lokal untuk berinteraksi, berbagi cerita, dan menjaga tradisi mereka hidup dan berkembang.
6. Art & Culture Performance
Penampilan atraksi seni budaya yang menampilkan demonstrasi berbagai bentuk seni, mencerminkan kekayaan warisan budaya lokal. Acara ini melibatkan pertunjukan seni tradisional, baik itu tari, musik, dan lain sebagainya yang semuanya dirancang untuk memperkenalkan dan merayakan keunikan budaya daerah. Selain berfungsi sebagai hiburan yang mengesankan bagi masyarakat, pertunjukan ini juga berperan penting dalam edukasi budaya, memperkuat identitas lokal, dan meningkatkan apresiasi terhadap seni dan tradisi yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
Tips Buat Kamu Yang Mau Berkunjung ke Festival Ciremai
Pastikan Anda memeriksa seluruh informasi terkait pendaftaran dan jadwal pelaksanaan kegiatan. Jangan sampai terlambat mendaftar agar Anda bisa mengikuti semua acara yang diinginkan. Selain itu, bacalah dengan teliti syarat dan ketentuan untuk setiap kegiatan yang hendak Anda ikuti. Memahami aturan ini akan membantu Anda mempersiapkan diri dengan baik dan menghindari masalah selama acara berlangsung.
Persiapkan perlengkapan pribadi yang diperlukan, seperti pakaian yang sesuai, alat berkemah jika diperlukan, serta peralatan khusus sesuai dengan kegiatan yang akan diikuti. Bawa botol minum sendiri untuk mengurangi sampah plastik. Jaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, dan pastikan untuk mengumpulkan serta membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Setiap peserta bertanggung jawab atas sampahnya sendiri, jadi bawalah kantong sampah pribadi jika diperlukan. Dengan mengikuti tips-tips ini, Anda dapat menikmati Festival Ciremai dengan nyaman dan ikut serta dalam menjaga kelestarian lingkungan Gunung Ciremai.
Berkunjung ke Goa Pancur Jimbaran dengan Sewa Mobil di Naba Rent Car
Untuk memudahkan perjalanan Anda ke Festival Ciremai, manfaatkan layanan sewa mobil harian dari Naba Rent Car. Tersedia berbagai jenis mobil mulai dari City Car Raize yang lincah, Xpander yang cocok untuk perjalanan bersama keluarga, hingga Pajero yang sporty dan cocok melintas medan pegunungan. Bagi rombongan komunitas, Hiace atau Elf Long dengan kapasitas 14-18 orang adalah pilihan yang ideal. Dengan layanan driver yang profesional dan berpengalaman, perjalanan Anda akan lebih nyaman dan aman. Selain untuk acara ini, Anda juga bisa sewa mobil di Naba Rent Car untuk keperluan glamping di Kuningan, berwisata, dan lain sebagainya. Nikmati setiap momen di Festival Ciremai dengan kemudahan transportasi dari Naba Rent Car.