Ingin Liburan ke Luar Kota? 9 Daerah Ini Wajibkan Menunjukan Hasil Rapid Test Antigen

Tunjukan hasil test antigen

Khususnya dalam masa libur hari raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, melalui Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pemerintah mengeluarkan syarat baru bagi mereka yang hendak bepergian ke luar kota. Syarat yang dikeluarkan pemerintah tersebut adalah kewajiban untuk menyertakan hasil Rapid Test Antigen sebagai syarat perjalanan. Kebijakan ini juga memuat pernyataan bahwa anak di bawah 12 Tahun tidak perlu melakukan tes jika melakukan perjalanan domestik.

1. Bali

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali memperketat aturan masuk Pulau Dewata dengan beberapa ketentuan. Dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 2021 Tahun 2020, Pemprov Bali mewajibkan para pelaku perjalanan udara menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji swab PCR serta mengisi e-HAC paling lama 2×24 jam sebelum keberangkatan. Sementara bagi para pelaku perjalanan darat dan laut wajib menunjukkan hasil rapid test antigen paling lama 2×24 jam sebelum keberangkatan. Surat keterangan swab PCR maupun rapid tes antigen berlaku selama 14 hari selama diterbitkan dan dapat digunakan untuk perjalanan kembali dari Bali selama masa berlaku. Peraturan wajib swab PCR dan rapid tes antigen ini berlaku sejak 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021 mendatang.

Baca Juga : Tips Berwisata Aman di Masa Pandemi

2. DKI Jakarta

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mewajibkan mematuhi syarat rapid test antigen untuk masyarakat yang akan berpergian atau pun masuk ke Ibu Kota Jakarta dan bagi yang akan membeli tiket itu diwajibkan calon penumpangnya melampirkan hasil rapid test antigen. Aturan itu berlaku untuk warga yang menggunakan transportasi umum baik darat, laut, maupun udara.

3. Lampung

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mewajibkan pendatang dari luar daerah menunjukkan hasil rapid test antigen untuk mendeteksi penularan virus corona dalam upaya menekan penularan Covid-19 selama libur akhir tahun. Menurut surat edaran, pelaku perjalanan yang akan memasuki wilayah Lampung menggunakan sarana transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil non-reaktif tes cepat antigen paling lambat 2×24 jam sebelum keberangkatan dan mengisi kartu kewaspadaan kesehatan. Warga yang melakukan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi melalui jalur darat dan laut juga wajib menunjukkan surat keterangan hasil non-reaktif tes cepat antigen paling lama 2×24 jam sebelum keberangkatan jika hendak memasuki wilayah Lampung. Surat Edaran Gubernur Lampung juga mencakup ketentuan mengenai pembatasan kerumunan di area publik, pembatasan dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan, serta pembatasan jam operasional tempat hiburan, restoran, kafe, dan tempat wisata.

4. Sumatera Utara (Sumut)

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) mengeluarkan aturan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri yang memasuki Wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Isinya, pendatang wajib menunjukkan hasil Rapid Test Antigen dengan masa berlaku 14 hari. Aturan dengan Nomor 360/9626/2020 tanggal 18 Desember 2020 ini belaku mulai 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.

5. Jawa Tengah (Jateng)

Hasil rapid test antigen menjadi syarat masuk ke Jawa Tengah (Jateng) saat libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, aturan itu diterapkan dari 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021. Kebijakan itu berlaku bagi seluruh pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi pesawat, kereta api, dan kapal laut.

7. Jawa Barat (Jabar)

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor: 202/KPG.03.05/HUKHAM tentang Pelarangan Tahun Baru 2021 dan Pencegahan Kerumunan Massa. Surat tersebut ditujukan kepada bupati/wali kota se-Jabar. Wisatawan yang masuk ke Jabar wajib menunjukan surat rapid test antigen dan PCR yang berlaku selama 14 hari sejak diterbitkan dimulai sejak tanggal 18 Desember 2020 sampai dengan 8 Januari 2021.

8. Malang

Pemerintah Kota Malang tak mewajibkan seluruh wisatawan untuk membawa surat keterangan rapid test antigen. Aturan itu hanya berlaku bagi wisatawan yang menginap di hotel di Kota Malang.  Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Malang Nur Widianto mengatakan, kewajiban rapid test antigen itu akan dirumuskan dalam surat edaran (SE) tersendiri. Teknisnya, pengelola hotel harus mewajibkan tamunya membawa surat keterangan hasil rapid test antigen. Kewajiban itu berlaku bagi seluruh jenis penginapan. Jika tidak melampirkan surat hasil rapid test antigen, pihaknya meminta hotel terkait wajib menolak wisatawan itu.

9. Bangka Belitung

Terakhir, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung mewajibkan para pelaku perjalanan yang masuk dan keluar dari wilayah itu mengantongi surat keterangan non-reaktif berdasarkan pemeriksaan rapid test antigen. Kewajiban rapid test antigen atau swab PCR bagi penumpang yang melakukan perjalanan keluar dan masuk Kepulauan Bangka Belitung untuk angkutan udara, angkutan laut dan angkutan penyeberangan.

Baca Juga : Rekomendasi Transportasi Untuk Liburan Rombongan

Berapa lama masa berlaku surat rapid test antigen?

Kementerian Kesehatan RI dalam keterangannya mengatakan masa berlaku rapid test antigen sebagai syarat perjalanan maksimal selama 14 hari pada saat keberangkatan. Untuk harganya, sesuai Surat Edaran Nomor HK.02.02/1/4611/2020 tentang batasan tarif tertinggi pemeriksaan rapid test antigen-swab, batas tarif tertinggi rapid test antigen adalah Rp 250 ribu di Pulau Jawa dan Rp 275 di luar Pulau Jawa. Perlu menjadi catatan bahwa jika melakukan perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru, meskipun surat keterangan hasil negatif rapid test antigen masih berlaku, pelaku perjalanan harus swab lagi. Sebab syarat perjalanan adalah menunjukkan hasil rapid test antigen paling lama H-3 sebelum keberangkatan bagi pelaku perjalanan dari dan ke Pulau Jawa.

HUBUNGI KAMI

WhatsApp / Call

Follow Us

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *